Selasa, 26 Mei 2009

terima kasih yang tak terucap

Ruangan itu kembali sunyi..
Entah kemana suara lantang itu..
Pergi..

Aku sedih..namun aku tak mau terhanyut..
Dimana logika dan rasa tidak dapat lagi berjalan dalam satu irama..
Aku hanya bisa mengandalkan langkah kakiku yang entah kemana membawa ku pergi..
Tanpa berpikir..
Tanpa mampu merasakan..

Suara itu pergi jauh meninggalkanku..
Dengan semua kesenangan yang ingin ia wujudkan..
Lepas dari semua yang selama ini mengikatnya,yaitu aku..


Aku tak menyalahkannya..
Karena dia hanya mencari apa yang dibutuhkannya..
Aku juga tak menyalahkan diriku..
Karena mungkin aku juga mendapatkan apa yang aku butuhkan..
Yaitu pelajaran hidup..

Yang kusesali hanya mungkin aku tidak bisa menjaganya lagi..
Mungkin..

Huff….
Kuhela nafas panjang dan kuhembuskan perlahan..
Biarlah ini semua berlalu sebagaimana mestinya..
Tanpa ada yang merasa tersakiti dan disakiti..

Terimakasih karena pernah berada dalam hari-hariku....

Ruangan yang sunyi..
Menanti suara lantang lainnya..
Untuk kembali berceloteh disini..
Dihatiku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar